Mobil pecah ban seringkali menjadi pemicu kecelakaan yang mengerikan di jalan raya, terutama di jalur tol yang memungkinkan kendaraan melaju kencang. Sebuah insiden tragis baru-baru ini terjadi di ruas Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh), Aceh, yang merenggut tiga nyawa dan melukai empat orang lainnya. Polisi kini sedang menyelidiki lebih lanjut isi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan fatal ini, menambah kompleksitas penyelidikan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat, 28 Juni 2024, sekitar pukul 16.30 WIB, di jalur Tol Sibanceh. Sebuah mobil Honda Freed yang melaju dari Gerbang Tol Indrapuri menuju Gerbang Tol Jantho mengalami mobil pecah ban pada bagian belakang sebelah kiri. Akibatnya, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya dan oleng. Mobil tersebut kemudian menabrak sebuah truk bak terbuka yang tengah parkir di bahu jalan. Truk itu sedang digunakan oleh para pekerja yang bertugas merawat rumput di pinggir jalan tol.
Dampak tabrakan sangat dahsyat. Truk bak terbuka yang ditabrak terdorong maju dan menabrak dua orang pekerja yang sedang berdiri di depannya. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban meninggal teridentifikasi sebagai Saiful Rahman (62) dan Nurjani (35), keduanya penumpang minibus Honda Freed, serta Marzuki (50), sopir truk. Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Mobil pecah ban ini benar-benar membawa petaka.
Selain penyelidikan mengenai penyebab pasti kecelakaan, pihak kepolisian juga menemukan adanya kejanggalan dalam isi minibus Honda Freed. Petugas menemukan 38 tabung gas elpiji berukuran 3 kilogram di dalam kendaraan tersebut. Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Alqudusy, menyatakan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan mendalam terkait keberadaan puluhan tabung gas ini. Penemuan ini menambah dimensi baru pada penyelidikan kasus mobil pecah ban yang berujung fatal ini.
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, terutama ban, sebelum melakukan perjalanan jauh. Kombes Pol. Muhammad Iqbal Alqudusy juga mengimbau agar pengendara selalu berhati-hati, meningkatkan kewaspadaan, memprioritaskan keselamatan, dan beristirahat yang cukup jika merasa lelah. Peristiwa tragis di Tol Sibanceh ini adalah pelajaran berharga tentang konsekuensi fatal dari kelalaian dan kondisi kendaraan yang tidak prima.